Jiwa Korsa Teman Kontrakan

Saya dan Humto, teman sekontarakkan sering berdebat. Macam-macam masalah yang kami ajukan. Ada soal politik, hukum, perempuan, media massa dan lain-lain.
Salahsatu yang masalah heboh yang kerap didebatkan ialah soal issue-isue politik atau hukum. Kami seperti ingin menonjolkan kehebatan analisis kami masing-masing, kadang-kadang jauh dari ilmiah, hanaya sekadar pengen membantah saja.

Demikianlah suatu hari Humto berbicara soal ulah Nazaruddin yang mengumbar-ngumbar ke public nama kolega-koleganya yang terlibat korupsi. Humto senewen, menaganggap sikap Nazaruddin itu tidak laik jadi panutan. “Untung di Indonesia. Kalau di Italia sudah hilang kepalanya bro,”

Saya protes. Justru Indonesia butuh lebih banyak orang seperti Nazaruddin. Berkat dia kita jadi tahu kebusukan orang-orang partai penguasa. Kalau tidak ada Nazaruddin, orang-orang itu bakal terus ngerampok tanpa kita tahu.

“Tapi caranya nggak begitu broo. Dia harusnya diam saja, biar penyidik yang bekerja,” kata Humto.

“Loh penyidik kan pasti tanya. Bagus dong kalau dia jawab jujur,”

“Harusnya dia bungkam. Penyidik cari bukti sendiri,”

Kami terus berbantah sampai “nyuekin” siaran langsung sepakbola di televise depan kami.
Pada puncak perdebatan, akhirnya Humto bilang: “Bro kalau kita berdua korupsi. Terus lo ketangkap duluan, lo bakal bilang nggak ke orang-orang gue terlibat?”

“Yahh nggak broo”
Humto langsung tertawa kencang sekali, saya sampai khawatir dia bikin bangun tetangga. Saya juga lucu dengar jawaban sendiri yang ternyata kurang konsisten dengan argumen saya sebelumnya soal Nazaruddin.

“Nazaruddin kan nggak pernah tinggal satu kontrakan sama Anas bro” akhirnya selesai perdebatan kami. (vd)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s