Penghargaan Buat pacar

Saya bangga dengan pacar saya Deytri Aritonang. Karya tulisnya yang mengupas soal PAM dan Kebutuhan Air di Jakarta masuk nominasi penghargaan Mohammad Hoesni Thamrin Award 2010 untuk kategori artikel khusus. Ini adalah kali kedua. Sebelumnya, setahun yang lalu, tulisannya yang mengupas soal parkir liar di Jakarta, juga diganjar penghargaan yang sama.

Meski tulisannya kembali masuk nominasi, tapi Deytri biasa-biasa saja menanggapinya. Ketika saya (yang mendapat kabar dari Bang Norman, manta redaktur Deytri) menyampaikan itu, suaranya datar saja. “Oh ya” hanya itu saja kata Deytri. Sebaliknya saya yang lebih antusias. Saya membuka-buka internet untuk mencari karya tulis yang dimaksud. Tapi sayang, karena sistem dokumentasi di laman http://www.sinar harapan.co.id tidak terlalu bagus, saya tidak bisa menemukannya.

Besok, Kamis (15/7) panitia akan mengumumkan pemenangnya di Gedung Balai Kota Jakarta. Ironisnya, sampai saat ini Deytri tidak ingat persis karya tulis yang dinominasikan tersebut. Maklum saja. Selama jadi wartawan di desk metropolitan dia sudah beberapa kali meliput soal PAM dan kebutuhan air.

Selain Deytri, masih ada dua wartawan SH lain yang karya tulisnya juga masuk nominasi yaitu Amel dan Syaiful. Amel adalah anak baru di SH. Lulusan Universitas Bina Nusantara ini belum setahun bergabung di Raden Saleh 1B – 1 D (alamat Sinar Harapan). Tulisannya yang masuk nominasi berjudul Warga Miskin jangan Sakit dimuat di SH edisi 28 Oktober 2009 . Hebatnya, tulisan ini dibuat Amel di hari-hari pertamanya menjadi wartawan. Saat ini Amel sudah dua kali pindah desk. Desk pertamanya adalah metropolitan, kemudian international dan sekarang bergabung dengan desk politik di bawah redaktur Daniel Tagukawi.

Sementara Syaiful lebih senior dari Amel. Sejak pertama masuk SH, dia langsung ditempatkan di desk metropolitan. Daerah liputannya adalah Jakarta Utara. Sampai sekarang, pos-nya itu tidak pernah berganti. Tulisan Syaiful yang masuk nominasi ialah mengenai upaya Jakarta Utara meraih penghargaan Adipura. Alumnus Jurusan Kriminolog, FISIP, Universitas Indonesia itu menyindir Pemkot yang belum membayar gaji para penyapu jalan. Kalau tidak salah tulisannya diberi judul “Adipura Dikejar, Penyapu Jalan Belum Dibayar.

Penghargaan Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin mulai diberikan pada 1994. Penyelenggaranya adalah Persatuan Wartawan Indonesia Jakarta atau sering juga disebut PWI Jaya. Penghargaan tersebut diberikan untuk karya-karya jurnalistik terbaik tentang Ibu Kota Jakarta.

Hoesni Thamrin sendiri merupakan pahlawan nasional yang merupakan putra asli Jakarta. Tokoh yang namanya juga diabadikan sebagai salahsatu jalan utama Kota Jakarta, lahir daerah Sawah Besar Betawi , 16 Februari 1894 dan wafat Jakarta 11 Januari 1941.

Tahun sebelumnya, Deytri membawa pulang hadiah TV 29 ins. Beberapa waktu lalu, saat bercanda dengannya ditelepon aku bilang. “Kalau dapat tv lagi, kamu berhenti aja jadi wartawan terus buka rental PS (play station)”. Dia lalu tertawa renyah.

Sebenarnya dalam hati aku sedikit iri kepadanya. Sudah dua kali karyanya masuk nominasi sebuah penghargaan jurnalistik. Bahkan mungkin saja tahun ini dia jadi pemenang. Sedangkan aku yang lebih dulu sekitar enam bulan jadi wartawan, belum dapat penghargaan apapun.

Memang penghargaan bukan segalanya dalam pekerjaan jurnalistik. Tetapi setidaknya menjadi salahsatu penanda bahwa karya yang kita buat dianggap penting dan berguna buat orang. Aku ingin seperti pacarku. (vd)

5 thoughts on “Penghargaan Buat pacar

  1. It’s so sweet🙂 gw rasa tulisan ini merupakan penghargaan yg lebih tinggi&berkesan nilainya ketimbang award apapun buat cewe lo🙂 karena ini dibuat dari hati, untuk seseorang yg lo sangat hargai&sayangi….one day u’ll got what u deserve🙂

    salam dari kota penuh kabut di pinggir kali (a.k.a Dundee),
    Dhani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s